Sejarah Asal Usul Bahasa Arab dan Perkembangannya

By | Mei 12, 2017

Bahasa Arab merupakan bahasa yang banyak menyumbangkan kosakata pada bahasa yang ada didunia. Alasan utamanya karena bahasa ini digunakan dalam kitab Al Qur’an yang masih bertahan dengan bahasa aslinya selama lebih dari 14 abad dan kitab yang banyak dibaca didunia.

The King Abdul Aziz Center menerbitkan sebuah buku yang berjudul ‘’Arabic In World Language’’. Buku ini menulis bahwa bahasa Arab sangat berpengaruh pada bahasa-bahasa yang masih digunakan saat ini yaitu Spanyol, Italia, Prancis, Inggris, Jerman, Turki dan Indonesia.

Bahasa Arab berkembang dari bahasa Aramaik yang dahulu banyak digunakan dikawasan Palestina dan digunakan nabi Ibrahim beserta anak cucunya. Bahasa Aramaik dibawa oleh nabi Ibrahim beserta istrinya Siti Hajar yang memiliki seorang anak yaitu nabi Ismail.

Nabi Ibrahim beserta Siti Hajar dan Ismail kecil kemudian pergi ke Mekkah lalu tinggal disana sedangkan nabi Ibrahim selalu pulang pergi antara Palestina dan Mekkah. Siti Hajar berasal dari Mesir dan menggunakan bahasa Qibti yang digunakan oleh masyarakat Mesir saat itu.

Hal ini membuat nabi Ismail bisa menggunakan dua bahasa yaitu bahasa Aramaik dari ayahnya dan bahasa Qibti dari ibunya. Kemudian Siti Hajar menemukan air zam-zam yang mengalir terus dan tiada habisnya. Hal ini membuat para kabilah atau pedagang yang lewat lalu tinggal disitu.

Semakin lama tempat itu dipenuhi para pedagang dan menjadi sebuah perkampungan yang ramai. Dan orang-orang yang datang berasal dari daerah yang berbeda-beda dengan latar belakang bahasa yang tidak sama sehingga terjadi pembauran beberapa bahasa ditempat itu.

Dari sinilah awal mula sejarah lahirnya bahasa Arab karena nabi Ismail kemudian menggabungkan beberapa bahasa tersebut lalu menjadi bahasa Arab. Lalu bahasa ini mulai berkembang dan menjadi bahasa yang digunakan sebagai alat komunikasi penduduk sehari-hari.

Banyak yang mengatakan bahwa bahasa Arab sudah ada sejak zaman nabi Adam, namun hal ini tidak memiliki bukti yang kuat tentang hal tersebut. Karena bahasa yang digunakan nabi Adam beserta anak cucunya telah hilang jejaknya setelah bencana banjir besar pada masa nabi Nuh.

Hingga saat ini bahasa Arab telah berkembang pesat dan digunakan lebih dari 25 negara-negara ditimur tengah dan kawasan Afrika utara. Banyak sekali faktor yang membuat bahasa Arab sehingga bisa digunakan dan diadopsi oleh banyak negara-negara didunia.

Pada masa pendidikan berkembang maju dikota Baghdad dan banyak sekali buku-buku yang menggunakan bahasa Arab. Hal yang sama juga terjadi di Andalusia ketika menjadi pusat pendidikan dunia dan banyak sekali buku-bukunya yang menggunakan bahasa Arab.

Banyak orang-orang dari seluruh penjuru dunia yang belajar dikota Baghdad dan Andalusia sehingga mereka harus bisa menggunakan bahasa Arab. Hal ini yang membuat bahasa Arab bisa bertahan dan terus berkembang ke seluruh penjuru dunia dan tidak hilang sampai sekarang.

Referensi :

khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/16/01/12/o0ulij320-hebatini-pengaruh-bahasa-arab-terhadap-eropa

 

 

 

Related Post

Penerapan dan Peran Teks, Ko-teks, dan Konteks Suatu wacana yang lengkap selalu melibatkan teks, ko-teks, dan konteks sebagai unsur wacana. Teks merupakan keseluruhan teks yang diungkapkan atau dib...
Terapan Budaya dalam Kajian Wacana Bahasa dan kebudayaan tidak dapat dipisahkan karena bahasa merupakan salah satu wujud kebudayaan. Secara otomatis maka budaya juga tidak lepas dari wa...
Linguistics After Saussure Introduction Linguistics is a term of no great antiquity. It came into fashion in the nineteenth century when scholars began to distinguish between v...
Strategi Pemerolehan Bahasa Sumber: Pinterest Apabila kita berbica tentang pemerolehan bahasa, maka akan ada beberapa pertanyaan penting yang muncul, seperti; bagaimanakah seor...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *