Media Sosial Dijadikan Sebagai Sarana Latihan Menulis

By | Juni 23, 2017

Dengan adanya media sosial membuat orang-orang semakin rajin dalam membuat tulisan untuk sekedar memperbarui status atau menyapa teman-temannya. Hal ini merupakan sebuah kemajuan bagi anak-anak bangsa ini karena mereka tidak sadar telah produktif dalam membuat tulisan.

Jika saja mereka mau menggunakan media sosial sebagai sarana untuk latihan dalam menulis, tentu saja akan lebih baik. Karena dari situs jejaring tersebut, pastinya banyak yang melayangkan komentar negatif atau positif serta bisa mengetahui apakah banyak yang menyukai atau tidak.

Tentu saja tulisan yang dimuat berupa sebuah karangan hasil dari persepesi sendiri seperti artikel, opini, esai dan bukanlah kalimat berita. Jika yang ditulis berupa kalimat berita, tentu saja tulisan yang dimuat kurang bermutu dan tidak mendidik, hanya bersaing dengan media massa.

Banyak sekali situs jejaring sosial yang bisa dipilih seperti Facebook, Twitter, G+ dan lainnya untuk dijadikan sebagai latihan dalam mengembangkan gaya penulisan. Kita tidak perlu meminta komentar atau disukai karena sebagian besar para pengguna media sosial biasanya hyperactive.

Mereka mudah sekali tanggap dan cepat bereaksi ketika ada teman-temannya yang menulis sesuatu untuk segera membalasnya. Hal ini merupakan sarana yang paling mudah untuk mendapatkan penilaian tentang kritikan, saran, tanggapan, komentar dari tulisan yang kita buat.

Tips Meningkatkan Kualitas Menulis Melalui Media Sosial

 1. Jadikan Sebagai Jurnal Harian

Jika ingin melatih kedisiplinan agar bisa rajin menulis, maka jadikan saja media sosial sebagai jurnal harian untuk menginformasikan kegiatan harian kepada teman-teman. Hal ini akan melatih tangan dan pikiran untuk bisa bekerja sama dengan baik dalam berkarya untuk membuat tulisan.

2. Gabung Di Grup Para Penulis

Dengan bergabung pada komunitas para penulis, akan membuat pengetahuan tentang dunia penulisan semakin bertambah. Jika kita bisa rajin untuk membuat tulisan, maka banyak sekali yang akan memberikan komentar berupa kritik serta saran tentang kualitas tulisan yang kita buat.

3. Aktif Menulis Komentar

Jika kita sering memberikan komentar yang baik berupa pertanyaan ataupun pendapat, tentunya akan membuat pertemanan semakin dekat dengan orang lain. Hal ini berguna untuk melatih pikiran agar lebih tajam dalam menilai tulisan teman dan membandingkan dengan tulisan sendiri.

4. Tingkatkan jumlah kata

Berusaha untuk meningkatkan jumlah kata sedikit demi sedikit agar kreatifitas dan produktifitas terus ditingkatkan sehingga menjadi sebuah kebiasaan. Apabila sudah terbiasa membuat tulisan dengan mudah, maka segeralah membuat blog agar penyaluran tulisan lebih bebas serta terarah.

5. Berikan Informasi Sesuai Pengetahuan yang Di Miliki

Dengan memberikan informasi tentang pengetahun yang dimiliki, maka tulisan akan bermanfaat bagi orang lain. Selain itu, dengan rajin menulis maka kita akan mengukir sejarah karena dengan tulisan, maka orang-orang akan mengenal kita dan tidak melupakan keberadaan kita didunia.

Referensi :

kolomsatu.com/15-cara-latihan-menulis-agar-lancar-dan-menjadi-sebuah-hobi.html

Related Post

Sejarah Perkembangan Kesusastraan di Indonesia Kesusastraan sudah ada sejak zaman dahulu, saat Indonesia sendiri belum merdeka dan bahkan sebelum terbentuk menjadi sebuah negara. Perkembangan kesus...
Pengaruh Bahasa Asing Bagi Bahasa Indonesia Masuknya budaya barat atau proses Westernisasi kata memang ditakuti oleh para ahli bahasa dan dikhawatirkan bisa mengikis kualitas bahasa Indonesia. H...
Sastra Hikayat Sudah Tidak Begitu Populer Hikayat merupakan bentuk sastra dari prosa lama yang berisi tentang cerita, kisah, dongeng ataupun sejarah. Biasanya kisah yang ditulis menceritakan k...
Sejarah Wayang di Indonesia Wayang adalah karya sastra dan kebudayaan asli dari Indonesia yang paling tua dan diperkirakan sudah ada sejak 1500 tahun sebelum Masehi dari nenek mo...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *