Klasifikasi Bahasa di Dunia

By | November 23, 2016

klasifikasi-bahasa

Terdapat jutaan bahasa berbeda didunia, setiap bahasa ternyata dapat dikelompokkan atau di klasifkasi menjadi beberapa rumpun bahasa. Terdapat dua jenis klasifikasi bahasa dalam linguistik, yaitu klasifikasi genetis dan tipologis. Berikut penjelasannya:

A. Klasifikasi Genetis (genealogis)

Bahasa dikelompokkan atas dasar garis keturunan. Diyakini bahasa asalnya memiliki induk bahasa (proto) yang melahirkan keturunan-keturunan bahasa. Rumpun atau kekeluargaan bahasa di dunia yang berhasil dikelompokkan adalah sebagai berikut:

  1. Rumpun Indo Eropa/German, terdiri dari bahasa India, bahasa Iran, Armenia, Albania, Baltik, bahasa Yunani, Italia-Latin, Portugis, Spanyol, dan Jerman.
  2. Rumpun Hamit, terdiri dari bahasa Mesir, Berber.
  3. Rumpun Semit, terdiri dari bahasa-bahasa Semit Timur, Babilonia, Semit Barat (Ibrani, Arab, Ethiopia)
  4. Rumpun Ural Altai, terdiri dari bahasa-bahasa Finlandia, Altai (Jepang, Mongol, Manchu), Eskimo.
  5. Rumpun Jafet, terdiri dari bahasa Kaukasus, Asia Kecil.
  6. Rumpun Austris, terdiri dari bahasa-bahasa Austro-Asia (malaka kuno, Khmer), Austronesia (Melayu, Jawa, Formosa, Polynesia), tibeto Cina (Tibet, Cina, Thailand, Burma).
  7. Rumpun Asia dan Oceania, terdiri dari bahasa-bahasa Papua, Dravida, Australia, Andaman, Pleo Asia.
  8. Rumpun Afrika, terdiri dari bahasa-bahasa Khoisan, bahasa Nama.
  9. Rumpun Amerika, terdiri dari bahasa Amerika Utra, Meksiko-Amerika Tengah, dan Amerika Selatan.

B. Klasifikasi Tipologis

Klasifikasi ini didasarkan pada kesamaan tipe pada semua tataran bahasa (bunyi, fonem, frasa, kalimat, dan seterusnya). Secara prinsip, tidak ada batasan ragam kelompok bahasa dalam klasifikasi tipologi bahasa. Beberapa aliran pengelompokan bahasa berdasarkan klasifikasi tipologis, yaitu:

1. Berdasarkan Morfologis

Frederich von Scheigel memilah bahasa dalam 3 kelompok, yaitu:

  • Bahasa isolatif (Cina)
  • Bahasa berafiks (Turki)
  • bahasa berfleksi (Sanskerta/Latin)

Wilhelm von Humbolt mengelompokkan menjadi:

  • bahasa isolatif/monosilabe
  • fleksi/sintesis
  • aglutinatif/mekanis
  • inkorporasi/polisintesis

2. Berdasar Akar Kata

Franz Bopp memilah bahasa menjadi tiga kelompok, yaitu:

  • bahasa monosilabe (Cina)
  • komposisi/penggabungan bentuk (Indo Eropa)
  • disilabis (3 konsonan) (Arab, Ibrani)

C. Klasifikasi Etnologis/Ras

Klasifikasi ini didasarkan pada aspek ras/etnologis memandang bahasa dari warna kulit, bentuk, dan jenis rambut, serta pola wajah. Pengelompokan ini menggambarkan, misalnya bahasa negro (kulit hitam) satu bahasa, kulit kuning satu bahasa, dan kulit putih satu bahasa, dan lain-lain. Dalam perkembangannya teori ini tidak dipedulikan lagi karena kurang dapat dibuktikan.

Referensi

  • Hamp, P. Eric, dkk. Language Classification. Diakses dari: https://www.britannica.com/science/linguistics/Language-classification
  • Mulyana. Linguistik Umum. Diakses dari: http://staff.uny.ac.id/system/files/pendidikan/Drs.%20Mulyana,%20M.Hum./Linguistik%20Umum.pdf

Related Post

Bahasa Indonesia Berpeluang Menjadi Alat Komunikas... Bahasa Indonesia adalah sebuah sarana komunikasi yang paling mudah, karena menggunakan huruf latin dan tidak memiliki aturan yang ketat seperti bahasa...
Perbedaan Linguistik Teoritis dan Linguistik Terap... Menurut tujuan kajiannya Chaer (2009: 4) menjelaskan bahwa linguistik dapat dibedakan atas dua bidang besar yaitu linguistik teoritis dan linguistik t...
Sudut Pandang Linguistik dalam Mendekati Objek Kaj... Pakar bahasa berkebangsaan Swiss, yang dijuluki Bapak Linguistik Modern, Ferdinand de Saussure dalam bukunya Course in General Linguistics yang diterb...
The Driving Forces Of Language Development One of the most important issues in the study of language development is the extent to which our language abilities are innate. Philosophy has produce...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *