Jenis – jenis Penerjemahan Lisan (Interpretation)?

185 views

Secara umum bila membicarakan tentang penerjemahan akan tertuju pada penerjemahan teks atau penerjemahan tulis. Sebenarnya masih ada satu jenis penerjemahan lain yaitu penerjemahan lisan (interpretation). Kalau secara teoritis ada tiga jenis penerjemahan menurut Jacobson yaitu intralingual, interlingual, dan intersemiotic yang sudah dibahas pada artikel sebelumnya, sedangkan secara praktis ada dua jenis yaitu penerjemahan tulis dan penerjemahan lisan.

Sumber : spanishsolutionsus.com

Dalam bahasa Inggris translation berarti penerjemahan tulis, sedangkan interpretation berarti penerjemahan lisan. Suryawinata & Hariyanto (2003:25) menyebut penerjemahan lisan dengan interpretasi untuk mencari istilah lebih singkat, selanjutnya penerjemahya disebut interpreter.

Penerjemahan lisan / Inerpretation

Seorang penerjemahan (tulis) bisa saja tidak bisa melakukan interpretasi/ menjadi interpreter, karena skill dari kedua penerjemahan ini berbeda. Penerjemah dituntut untuk menuliskan kembali suatu teks pada bahasa sasaran, jadi kemampun menulis sangat diperlukan. Penerjemahan tulis berifat cyclic yaitu seorang penerjemah dapat memperbaiki tulisan jika dirasa kurang sepadan, sedangkan interprerpasi yang sudah diujarkan hanya bisa diperbaiki jika benar – benar ada waktu untuk mengulang hasil terjemahan.

Disisi lain seorang intepreter dituntut mengalihkan informasi kepada pendegar. Selama menerjemahankan dalam acara formal, interpreter berada diruangan khsus misal pada acara seminar atau konfrensi. Biasanya interpreter tidak lagi menggunakan kamus untuk mencari padanan kata. Interpreter hanya menggunakan catatan kecil untuk mencatat poin penting yang ada dalam teks sumber (TSu) untuk dapat diungkapkan kembali pemahanya tersebut dalam teks sasaran (TSa). Kesalahan penerjemahan dalam interpreasi tidak dapat diperbaiki, karena biasanya interpresasi dilakukan secara pada waktu yang bersamaan.

Jenis penerjemahan lisan

Suryawinata & Hariyanto (2003:26) menyebutkan ada dua jenis penerjemahan lisan yaitu interpretasi simultan (simultaneous interpretation) dan interpretasi konsekutif / bergantian (consecutive interpretation).  Penjelasan dari dua jenis interptasi menurut Suryawinata dan Hariyanto sebagai berikut:

1. Interpretasi simultan

Interpretasi simultan merupakan penerjemahan lisan yang dilakukan tanpa menunggu teks sumber dibacakan atau diujarkan hingga selesai, tetapi dilakukan bersamaan dengan selama ujaran itu berlangsung. Ketika suatu frasa atau klausa sudah dimengerti, maka ketika itu juga sudah dilakukan interpretasi, akan tetapi bisa saja suatu ujaran baru diterjemahkan ketika berupa kalimat. Pada saat menyampaikan atau berbicara dalam bahasa sasaran, seorang interpreter secara bersamaan harus sambil mendengarkan dan membuat catatan untuk ujaran berikutnya.

Seorang interpreter dalam penerjemahan simultan harus tahu betul topic pembicaraan yang nantinya akan dibahas. Jika sudah disediakan naskah

Tags: #Penerjemahan

Komentar ditutup.

Penulis: 
author
Agung Prasetyo, pemilik dan penulis blog LinguistikId.com