Apa itu Cerpen Indonesia?

By | Mei 9, 2017

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan cerpen yaitu cerita yang mengandung arti tuturan bagaimana sesuatu kejadian secara singkat. Tulisan yang dibuat tidak lebih dari 10.000 kata dan memberikan sebuah kesan memusatkan satu tokoh saja pada cerita tersebut.

Banyak sekali para sastrawan yang mendefinisikan cerpen dan semuanya hanya menyatakan bahwa intinya sebuah cerpen adalah cerita yang singkat. Biasanya cerpen bercerita tentang sebuah kejadian saja dan tidak melebar ke permasalahan lain serta fokus pada satu pelaku cerita.

Biasanya cerpen berupa cerita atau kejadian atas pengalaman pribadi ataupun berdasarkan dari pengalaman orang lain, atau juga karangan fiksi yang diolah agar menjadi sebuah kisah yang menarik. Penulis cerpen biasanya juga membuat cerita yang biasa dialami oleh banyak orang.

Alur cerita pada cerpen lebih singkat namun dengan tulisan yang bisa mudah dipahami para pembaca karena berbeda dengan novel. Dengan kata lain bahwa tulisan dalam cerpen mengacu pada inti masalah saja dan tidak terlalu melebar untuk menjelaskan keseluruhan jalan ceritanya.

Pemakaian katanya juga sangat sederhana dan bentuk ceritanya berupa kejadian-kejadian atau pengalaman yang biasa terjadi dimasyarakat. Hal ini akan membuat para pembaca bisa menghayati kalimat karena ceritanya berupa pengalaman yang bisa terjadi pada setiap manusia.

Dalam cerpen tidak perlu melibatkan banyak tokoh atau pelaku, karena satu atau dua tokoh saja sudah mampu membuat cerita yang menarik. Para penulis cerpen biasanya menyisipkan kata-kata atau istilah yang biasa digunakan masyarakat sehingga pembaca akrab dengan kata-kata itu.

Kisah sedih, bahagia, cerita cinta, perjuangan hidup ataupun hal yang terjadi pada manusia selalu menjadi latar belakang dari tema cerpen. Semua itu tergantung dari sudut pandang penulis dan kemana penulis akan mengarahkan jalan cerita dalam penulisan cerpen sehingga bisa menarik.

Alur cerita dalam cerpenpun bermacam-macam, ada alur maju ataupun mundur dan ada pula alur gabungan dengan alur maju dan mundur. Biasanya penulis memberi pesan motivasi ataupun sekedar pengalaman hidup yang bisa menginspirasi serta pesan moral bagi para pembacanya.

Perbedaan cerpen dengan karya sastra lain adalah sebuah karya sastra yang berbentuk prosa ataupun cerita singkat yang berbentuk naratif. Sehingga cerpen termasuk karangan yang bersifat bebas dan tidak memiliki aturan baku dalam membuat tulisan ataupun pengembangan karangan.

Tema yang diambil juga bebas sesuai dengan sudut pandang dari pengalaman seorang penulis untuk menumpahkan inspirasinya kedalam sebuah tulisan. Biasanya penulis cerpen hanya ingin melepaskan sebuah ide dan gagasan yang ada dalam pikiran tentang lika-liku hidup manusia.

Tujuan utama penulis cerpen adalah untuk meningkatkan kreatifitas dan melatih kemampuan dalam menulis. Hal ini mempunyai dua manfaat, yang pertama penulis bisa menumpahkan ide dalam bentuk tulisan dan yang kedua bisa berbagi pengalaman kepada para pembaca.

Bagaimana Menurutmu?

Related Post

Sastrawan Indonesia yang Terkenal di Dunia Negara Indonesia memiliki banyak sekali penulis dan dunia sastra berkembang sangat pesat. Dari awal abad 5 M, bangsa ini memang sudah banyak melahirka...
Pengaruh Media Sosial Bagi Dunia sastra Indonesia Esai merupakan sebuah tulisan yang menarik karena berisi opini atau pandangan dari seorang penulis tentang suatu hal atau permasalahan. Esai juga lebi...
Pengertian Resensi Buku dan Film serta Manfaatnya Pada intinya resensi adalah pertimbangan ataupun pengulasan secara detail namun singkat mengenai sebuah karya sastra seperti buku, film, novel dan lai...
Proses Kemunduran Karya Sastra Pantun di Indonesia Karya sastra yang berupa pantun memang kurang begitu diminati dan perkembangannya sangat lambat dibandingkan dengan karya sastra lainnya. Padahal pant...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *