Pengertian Tulisan Artikel Esai Opini dan Feature

By | Juli 9, 2017

Ternyata jenis tulisan yang biasa kita baca di majalah, blog, koran, serta media lain memiliki bentuk yang berbeda-beda seperti artikel, opini, esai, feature dan lainnya. Semua itu bisa dikenali dengan gaya tulisannnya serta bisa dilihat dari isinya sehingga kita bisa tahu jenis yang mana.

Bentuk tulisan tersebut tentu saja memiliki tujuan serta tempatnya masing-masing berdasarkan kebutuhan dan arah dari tulisan. Untuk itu kita perlu mengetahuinya dari ciri-ciri tulisan tersebut agar bisa menambah pengetahuan dan tidak salah paham dalam mengartikan semua jenis tulisan.

Definisi Bentuk Tulisan Artikel, Esai, Opini dan Feature

  1. Artikel

Artikel merupakan salah satu bentuk tulisan non-fiksi yang ditulis dengan mengenai data dan fakta berdasarkan penelitian dari penulisnya. Artikel juga salah satu jenis tulisan ilmiah yang berisi tentang informasi yang bersifat bebas seperti argumentasi, persuasif ataupun rekreatif.

Bentuk tulisan artikel memang paling banyak digunakan oleh para penulis karena tema dan gaya tulisan bersifat bebas, namun informasi yang disampaikan mudah dipahami para pembaca.. Artikel lebih banyak kita temukan pada blog, buku, berita, marketing, naskah, narasi dan lainnya

  1. Esai

Tulisan esai memang agak mirip dengan artikel, namun kajiannya lebih mendalam serta detail berdasarkan pemikiran atau persepsi dari penulis. Biasanya penulis esai adalah orang yang berpengalaman dalam bidang atau tema yang ditulis sehingga nilai tulisan lebih berkualitas.

Para penulis esai biasanya memiliki ciri khas atau gaya penulisan sendiri sehingga mudah diidentifikasi. Bentuk tulisan yang disampaikan seperti berbicara melalui kata sehingga lebih mudah dipahami pembaca. Pada penutup ada kesimpulan, gagasan atau saran yang bisa dipetik.

  1. Opini

Opini merupakan jenis tulisan yang berupa pendapat dari sudut pandang penulis sendiri dan tidak membutuhkan sebuah penelitian. Tentu saja para penulis lebih bebas untuk mengungkapkan pendapat-pendapatnya sendiri berdasarkan kemampuan ataupun pengalaman yang dimiliki.

Tulisan opini hanya berdasarkan pendapat dari penulis sehingga tidak bisa dijadikan sebagai informasi yang akurat atau bukanlah fakta. Pendapat setiap orang tentu saja berbeda-beda sehingga tulisan opini bersifat dinamis dan bisa saja benar atau salah tergantung bukti dan fakta.

  1. Feature

Sedangkan jenis tulisan feature memang lebih mengarah pada fakta atau peristiwa yang sedang menjadi hot topik dan lebih mengarah pada hal-hal yang disukai pembaca. Biasanya feature membahas tentang hal-hal seperti isu politik, tokoh, sejarah, tempat wisata, ekonomi dan budaya.

Bentuk tulisan feature memang lebih santai dari tulisan lainnya serta memberikan hiburan bagi para pembaca. Pada penutup tulisan, diberikan kesimpulan mengenai alasan atau sebab akibat tentang tema yang dibahas sehingga informasi yang disampaikan menjadi semakin jelas.

Dari beberapa bentuk tulisan tersebut, tentunya tulisan esai adalah jenis yang paling sulit dan tidak setiap orang bisa membuat tulisan esai. Namun semua jenis tulisan bisa dipelajari jika rajin berlatih menulis dan banyak membaca agar memiliki banyak input agar produktif dalam menulis.

Referensi :

dhiyaurahman.blogspot.co.id/2016/08/penulisan-artikel-esai-kolom-opini-dan.html

Related Post

Perkembangan Pesat Sastra Puisi Selama Masa Orde B... Para penulis puisi Indonesia banyak sekali yang membuat puisi untuk mengkritik pemerintah karena menjalankan pemerintah secara tidak adil. Para penyai...
Pengaruh Bahasa Asing Bagi Bahasa Indonesia Masuknya budaya barat atau proses Westernisasi kata memang ditakuti oleh para ahli bahasa dan dikhawatirkan bisa mengikis kualitas bahasa Indonesia. H...
Sejarah Wayang di Indonesia Wayang adalah karya sastra dan kebudayaan asli dari Indonesia yang paling tua dan diperkirakan sudah ada sejak 1500 tahun sebelum Masehi dari nenek mo...
Sejarah Musikalisasi Puisi di Indonesia Musik dan puisi adalah sebuah karya sastra yang berbeda, namun keduanya bisa dipadukan bersama untuk ditampilkan menjadi musik puisi. Pada awalnya mus...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *